Selasa, 16 Februari 2016

Jadi,aku itu apa?

Aku itu cacat sekarang, 23tahun dengan kondisi sempurna. Dan sekarang, 4bulaj nggak punya kaki, dua-duanya, nggak tanggung-tanggung sampai separo paha.
Aku nggak pernah mau.
Mending aku mati saja kehabisan darah.
Ato infeksi.
Ato malpraktek.
Apa sajalah.
Intinya kalau aku tidak punya keinginan untuk bertahan waktu itu ya sudah. Semuanya pagi tidak akan menjadi sepertih ini.
Aku memposisikan diri sebagai koban. Aku hanya ingin sendiri. Aku gak tidak akan pernah menuntut apapun.
Aku tau aku cacat. Tapi aku tidak ingin kalian melihat ku dengan kondisi ku yang cacat.
Aku tidak mau disuruh ini itu. Karena aku memang tidak pernah mau seperti ini.
Diamkan saja aku. Tak perlu diobati, tak perlu dikasih makan, tak perlu dikasih minum.
Aku percaya aku pasti mati dalam waktu nggak lebih dari 40 hari.
Masih punya 2 anak lagi kan?
Yang pertama sudah menyadari kesalahannya. Tidak sia-sia juga aku kehilangan kaki ku. Mahal juga ya untuk membuat mu membuka mata. Aku menaruhkan kedia kaki ku.
Tinggal yang terakhir. Malah merasa haus perhatian. Sedangkan aku tak pernah minta perhatian berlebih. Inggih n dibiarkan sendiri saja susahnya minta ampun.
Aku cukup senang dengan status ku dulu. Menikmati kejamnya dunia luar, menikmati susahnya mencari kerja dengan ambisi dan kemampuan yang berbeda. Dengan ambisi dan modal yang bertolak belakang. Aku sangat senang dengan pelajaran hidup yang aku dapat 7 bulan lalu. Sungguh, aku tidak menyesal sama sekali. Dan aku tidak akan pernah menuntut apapun.
Jadi aku itu korban atau terdakwa?

0 komentar:

Poskan Komentar

Las series más vistas

Pengikut

Teman Rizma

Lainnya